Rabu, 19 Juli 2017

Inilah Mengapa Anda Harus Menggunakan Wallpaper Dinding Medan

Cronopioestupido - Pertimbangan Menggunakan wallpaper dinding medan untuk Memperindah Dinding Rumah" Dekorasi untuk dinding saat ini tidak terpaku hanya pada cat saja. Dinding rumah pada saat ini bukan hanya pembatas antar ruang saja, tetapi juga sudah menjadi tempat untuk mengekspresikan jiwa pemiliknya. Wallpaper adalah salah satu penutup dinding yang digemari saat ini.

Dibandingkan dengan cat tembok, menggunakan wallpaper bisa lebih banyak memilih corak dan motif. Mulai dari dengan warna polos, corak simple seperti garis dan lengkung. Atau corak lain seperti corak bunga, polkadot, bahkan ada pula wallpaper yang dapat bercahaya saat gelap atau glow in the dark. Dilihat dari segi harga sebenarnya tidak berbeda terlalu jauh dengan cat tembok, tetapi kesan yang ditampilkan  akan lebih baik daripada hanya menggunakan cat yang cenderung monoton.

Berdasarkan permukaan wallpaper, dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kertas dan vynil. Untuk membedakan keduanya ialah, pada wallpaper kertas, permukaannya tidak terlalu mengkilap, sedangkan pada vynil terlihat lebih mengkilap. 

Bahan yang digunakan wallpaper kertas adalah kertas biasa hingga akan mudah robek dibandingkan dengan vynil yang lebih bagus kekuatannya. Membersihkan wallpaper lebih sulit karena hanya dapat dibersihkan dengan lap kering, tetapi pada bahan vynil pembersihan dapat juga memakai lap yang basah. Keunggulan wallpaper kertas yaitu dapat di daur ulang, sedangkan untuk bahan vynil tidak dapat di daur ulang, sehingga tidak ramah lingkungan.

Untuk lapisan bawah wallpaper ada dua pilihan, yaitu yang menggunakan kain dan kertas. Untuk anda yang sering berpindah rumah, penggunaan wallpaper dengan lapisan bagian bawah menggunakan kain akan lebih baik, karena sifat kain yang tidak mudah robek sehingga dapat dicopot dan dipindahkan. Sedangkan penggunaan yang memakai lapisan bawah dari kertas akan mudah robek saat dicopot.

Wallpaper biasanya dijual dalam bentuk gulungan atau rol, lebar rol umumnya 50 cm dan 93 cm, sedangkan panjangnya ada yang 5 meter, 10 meter, dan 17.5 meter. Untuk menghitung kebutuhan wallpaper yang ingin anda pasang pada dinding bisa menggunakan rumus berikut ini :
Luas dinding = (Keliling Ruangan x Tinggi Ruangan) - (Jumlah Luas Jendela atau Pintu). Setelah mengetahui luas dinding yang ingin dipasangi wallpaper, barulah kita menghitung banyaknya kebutuhan gulungan wallpaper, dengan rumus :

Banyaknya Wallpaper = Luas Dinding Murni / Luas Gulungan (panjang x lebar gulungan).
Perhitungan tersebut hanya perhitungan kasar saja, untuk menghindari kekurangan wallpaper sebaiknya ditambahkan 10 % dari jumlah total wallpaper yang dibutuhkan, atau tanyakan kepada penjual wallpaper untuk memastikannya.

Pemasangan wallpaper
pada dinding tidak memerlukan keterampilan khusus. Bersihkan terlebih dahulu dinding yang ingin dipasang wallpaper dari kotoran yang menempel. Jika dinding sudah bercat, bersihkan dahulu cat lama lalu beri lapisan plamur. Pada bagian yang retak sebaiknya diperbaiki dahulu agar hasil akhirnya bagus. Gunakan lem khusus secukupnya, jangan sampai berlebihan karena akan membuat permukaan wallpaper tidak rata.

Jika anda tidak yakin untuk memasang wallpaper sendiri, ada baiknya menggunakan jasa tukang yang sudah biasa memasang wallpaper, untuk meminimalisir wallpaper sobek karena pemasangan yang kurang baik.

Selain memilih warna dan motif yang tepat, perlu diperhatikan juga faktor kesehatannya. Telitilah apakah wallpaper yang anda beli adalah termasuk water based atau solvent based?
Water based, menggunakan pewarna yang berbahan dasar air sehingga penggunaannya lebih disarankan karena lebih ramah lingkungan. 

Sedangkan pada wallpaper solvent based menggunakan pewarna yang berbahan dasar thiner, Kandungan yang terdapat dalam thiner dapat menempel pada wallpaper dan akan menimbulkan bau thiner pada ruangan setelah dipasang pada dinding, bila Anda dan keluarga setiap hari mencium bau ini dan menimbulkan polusi udara dalam rumah yang tentu saja tidak baik untuk kesehatan anda dan keluarga.

Jadi jika anda sulit membedakan antara wallpaper water based dan solvent based, sebaiknya anda mencium gulungan wallpaper, jika berbau thiner, sudah dapat dipastikan wallpaper tersebut adalah solvent based.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar